Hari-1: Relawan Ma’had ‘Aliy Al-Aimmah Malang Terjun ke Lokasi Erupsi Semeru 2025

Lumajang — Puluhan mahasantri Ma’had Aly Al-Aimmah Malang di bawah naungan Yayasan YBM diterjunkan ke daerah terdampak erupsi Gunung Semeru untuk melaksanakan aksi kemanusiaan selama tiga hari, mulai 29–31 November 2025. Selama kegiatan pengabdian ini rombongan bermarkas di posko yang berada pada kawasan Pertanian Sriti, RT 10/RW 05, Deker, Sumber Urip, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Perjalanan Berat Menuju Lokasi Bencana
Rombongan relawan berangkat menggunakan satu unit truk dari Ma’had menuju lokasi bencana. Medan jalan yang ekstrim membuat perjalanan berlangsung tidak mudah. Guncangan keras di sepanjang rute menyebabkan hampir seluruh mahasantri mengalami mabuk perjalanan. Salah satu santri bahkan sempat mengungkapkan pengalamannya dengan nada bercanda, “Selama 20 tahun aku naik truk, baru kali ini aku mual,” yang seketika membuat suasana rombongan pecah oleh tawa meski kondisi fisik belum stabil. Perjalanan menempuh jarak sekitar 5 jam. Dan 30 menit sebelum sampai lokasi, sebanyak 10 mahasantri sudah tidak sanggup lagi melanjutkan perjalanan dengan menggunakan truk, sehingga harus dijemput dengan kendaraan lain untuk menuju lokasi.
Tiba di Lokasi dan Langsung Mulai Bekerja
Sesampainya di Posko Pronojiwo, para relawan langsung mendapat arahan dari petugas setempat. Tanpa menunda waktu istirahat, mereka segera turun ke lapangan untuk membantu membersihkan rumah warga yang tertimbun material vulkanik. Hari pertama menjadi ajang adaptasi sekaligus pembuktian semangat kemanusiaan para mahasantri dari angkatan 12 hingga 14. Mereka bergotong royong membersihkan puing, mengangkat lumpur, serta menata ulang lingkungan sekitar.
Pembagian Tim: Tiga Fokus Utama Penanganan
Pada sesi evaluasi malam hari, koordinator relawan membagi peserta menjadi tiga tim utama:
- Tim Pembersihan Rumah dan Jalan
Bertugas membersihkan sisa material vulkanik, menyingkirkan batu dan lumpur, serta merapikan akses jalan permukiman. - Tim Penggali Sumur
Fokus memperdalam dan membuka kembali sumber air warga yang tertutup material erupsi. - Tim Masak dan Penjaga Beskem
Mengelola logistik, memasak konsumsi para relawan, dan menjaga kebutuhan operasional di pusat komando.
Ditulis oleh Singgasana Raya, mahasantri kelas 3 I’dad Du’at asal Tuban Jawa Timur




